Kategori Linux (Sistem Manajemen Paket, Cara Penggunaan, Tujuan Pembuatan)

 

Sistem Manajemen Paket

 

1. Berbasis rpm.

2. Berbasis deb.

3. Berbasis tagz.

 

1. Berbasis rpm.

 

·         RPM adalah singkatan dari Redhat Packet Manager.

·         RPM sampai saat ini dipakai sebagai standard industry yang menggunakan OS linux.

·         Pertama kali diperkenalkan oleh Red hat Corp.

·         Cara instalasi dapat menggunakan program yang dinamakan YUM (YellowDog Update Manager) atau RPM.

·         Distro-distro yang menggunakan basis ini contohya adalah Fedora Core, OpenSuse, Mandriva, IGOS Nusantara, dan CentOS.

 

 

2. Berbasis deb.

 

·         Debian salah satu paket manager yang memiliki basis komunitas yang sangat kuat.

·         Hal ini dapat dilihat ketika akhirnya para programmer Debian memutuskan membuang mozilla firefox dalam distribusinya dan mengganti dengan IceWeasel.

·         Distro-distro dibawah Debian berkembang lebih cepat dibandingkan distribusi lainnya.

·         Cara instalasinya dapat menggunakan program apt (Advanced Package Tools).

·         Distro yang menggunakan paket ini adalah Debian, ubuntu, freespire, Simply MEPIS, Knoppix, Linux Mint.

 

 

3. Berbasis tgz.

 

·         Slackware adalah distribusi bersejarah, karena sangat susah untuk dipelajari.

·         Karena untuk menginstall suatu program anda harus mulai dari nol mulai dari mengekstract, kemudian mengcompile, dan mengetes apakah bisa berjalan atau tidak.

·         Sebenarnya juga ada toolsnya yaitu dpkg-tools.

·         Distro yang berada dibawah ini adalah Slackware, Zenwalk, Vector 5.8, LiGOS.

 

 

Cara Penggunaan

1. Live CD

2. Install CD

 

 

1. Live CD

 

 

·         Live CD sangat menarik, karena pada intinya dengan live CD user dapat menjalankan sistem operasi yang lengkap tanpa menginstall ke dalam hardisk.

·         Prinsip kerjanya adalah sistem operasi akan membentuk suatu “image” ke dalam hardisk kemudian apabila anda menshut-down OS tersebut maka “image” yang terbentuk akan dihapus.

·         Dengan live CD user tidak perlu kawatir kehilangan OS lama.

·         Live CD ini sangat bermanfaat untuk Demo Linux dan pembelajaran bagi para newbie.

·         Namun kelemahannya adalah live CD terkadang membutuhkan resources yang cukup besar.

·         Contoh live CD yang adalah : Ubuntu 6.10, Simply MEPIS 6.0, Freespire 1.13, Knoppix 5.1.1, Xubuntu 6.10, Damn Small Linux, dan masih banyak lagi.

 

 

2. Install CD

 

 

·         Yang dimaksud install CD adalah distro linux tersebut harus diinstall terlebih dahulu baru kemudian anda dapat menggunakan distro tersebut.

·         Distro-distro yang termasuk install CD dibagi lagi menjadi dua bagian besar.

·         Terdiri dari 1 CD instalasi, dan lebih dari 1 CD instalasi.

·         Contoh > 1 CD : Fedora Core 6 (6CD), OpenSuse (6CD), Mandriva 2007 (4CD), Slackware (3CD), Debian Etch (22CD).

·         Sedang yang termasuk 1 CD : Vector 5.8, Ubuntu 5.10, Zenwalk, LiGOS. Kategori ini diperuntukkan bagi pengguna yang sudah memahami benar mengenai suatu distro dan ingin lansung menerapkannya di komputer.

 

 

Tujuan Pembuatan

 

 

·         Linux selain digunakan untuk jaringan dan pengembangan software saat ini mulai digunakan untuk keperluan sehari-hari (pengguna rumahan).

Komentar